Rabu, 27 Juli 2016
Ikutan Uber yuk!
Halo mas atau mba sekalian, di Post kali ini saya akan mencoba untuk sharing cara mendaftar Uber.
Yang pertama harus anda perhatikan adalah syarat" untuk mendaftarkan Uber.
1. Mobil yang maksimal berumur 5 tahun saat pendaftaran (milik pribadi maupun saudara/teman). Namun apabila umur mobil lebih dari 5 tahun akan ada uji kelayakan setau saya, supaya lebih jelas bisa langsung tanya ke lokasi Uber.
Contoh: mobil tahun 2011, 2012, 2013 masih boleh didaftarkan.
2. Asuransi mobil All-risk ataupun Comprehensive.
3. Mempunyai kartu tabungan Mandiri/BCA.
4. Kartu NPWP
5. Sim A umum (saat ini sim A biasa masih diperbolehkan).
6. SKCK yang masih aktif.
Untuk pemilik mobil cukup penuhi syarat point nomor 1, 2, 3 dan 4. Tapi untuk driver cukup hanya poin 5 dan 6 saja. Namun apabila anda mengendarai mobil sendiri, harus penuhi semua persyaratannya.
Apabila persyaratan diatas sudah terpenuhi tinggal daftar aja, gampang kok, lalu scan dokument persyaratan diatas dan upload di Websitenya langsung https://www.uber.com/
yang lebih penting lagi, jangan lupa masukin kode referral dari saya yah 3jh8r759ue, karena nanti anda bisa dapat promo 250ribu :D namun uang tersebut bisa diklaim setelah menyelesaikan 10 trip...hehe
Bagi yang belum jelas boleh contact WA saya 085693187916.
Terima kasih.
Salam Partner Uber
Minggu, 26 Juni 2011
Jenis-jenis Virus Komputer
Jenis Jenis Virus Komputer
1. Virus Compiler, virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virs pertama ini sangatlah sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.
2. Virus File, adalah virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar dalam sebuah jaringan.
3. Virus Sistem, atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi ada di drive disket/tempat penyimpanan.
4. Virus Boot Sector, virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.
5. Virus Dropper, suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.
6. Virus Script/Batch, awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.
7. Virus Macro, virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.
8. Virus Polymorphic, dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi oleh Antivirus.
9. Virus Stealth, virus ini menggunakan cara cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat menyembunyika diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini. Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.
10. Virus Companion, virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file *.COM berjalan sebelum file *.EXE.
11. Worm, ini adalah sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya. Oleh karena itu, Worm tidak digolongkan ke dalam virus. Mainframe adalah jenis komputer yang sering diserang Worm. Penyebarannya pada komputer lainnya melalui jaringan. Dalam perkembangannya Worm mengalami “mutasi genetik” sehingga selain membuat suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke suatu file, ini biasa disebut virus Hybrid.
12. Virus Hybrid, virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.
13. Trojan horse, disebut juga kuda troya. Trojan Horse tidak menyebar seperti yang lain. Karena itu, Trojan Horse tidak tergolong virus walaupun karakteristiknya sama. Trojan menginfeksi komputer melalui file yang kelihatannya tidak berbahaya dan biasanya justru tampaknya melakukan sesuatu yang berguna. Namun akhirnya virus menjadi berbahaya, misalnya melakukan format hardisk.
Virus Jenis VBScript
Serangan virus jenis VBScript masih sangat tinggi, ini terbukti dari banyaknya laporan yang mengeluhkan perihal virus jenis script ini. Satu virus yang melesat tinggi ke urutan pertama adalah Discusx.vbs. Bila Anda masih ingat dengan virus ini, di Virus Top-10 edisi Maret 2008 yang lalu, virus Discusx.vbs berada di urutan 5, namun kali ini dia melesat naik ke urutan pertama. Berikut daftar selengkapnya:
1. Discusx.vbs
Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.
2. Reva.vbs
Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs http://www.arrahmah.com.
3. XFly
PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.
4. Explorea
Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties.
5. Gen.FFE
Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan Windows. Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila terdapat string yang berhubungan dengan antivirus maka program tersebut akan segera ditutup olehnya.
6. Hampa
Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon-kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di-compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat pada Windows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya, yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus.
7. Raider.vbs
Virus jenis VBScript ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.
8. ForrisWaitme
Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt” pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.
9. Pray
Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.
10. Rian.vbs
Virus VBScript ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, ia akan menciptakan file baru autorun.inf dan RiaN.dll.vbs pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban, termasuk Flash Disk. Komputer yang terinfeksi oleh virus ini, caption dari Internet Explorer akan berubah menjadi “Rian P2 Humas Cantiq.
Macam-Macam Virus Komputer
Karena kita sering menggunakan Cheat Point Blank Terbaru, tentunya tidak asing lagi setiap hari kita membersikan Software Komputer dari virus-virus komputer baru dibuat untuk mengganggu dan membuat kerusakan besar dengan menghancurkan sistem komputer kita. Berikut ini sepuluh virus-virus yang umum dan secara potensial menyebabkan kerusakan. Virus-virus baru diciptakan setiap hari di Internet . Artinya banyak virus yang tidak termasuk di dalam daftar ini. Hal terbaikyang dapat kita lakukan adalah selalu waspada, selalu meng-update anti virus, dan selalu perhatikan komputer anda apakah sedang terkena virus atau tidak.
Berikut contoh Macam-Macam Virus Komputer yang sering di jumpai:
Virus: Trojan.Lodear
Trojan Horse menyerang apabila kita mendownload data dari internet. Virus ini akan menginjeksi file. dll ke internetexplorer.exe yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.
Virus: W32.Beagle.CO@mm
Adalah virus yang mengirimkan email massal terhadap situs yang mempunyai tingkat keamanan rendah. Virus ini dapat menghapus kunci-kunci registry dan bagian-bagiannya dan mungkin memblok akses ke jaringan keamanan website.
Virus: Backdoor.Zagaban
Virus trojan yang satu ini menginjeksi komputer tertentu untuk digunakan sebagai tempat berlindung untuk merusak network atau jaringan terkait.
Virus: W32/Netsky-P
Virus ini mampu menyebarkan email massal dengan sendirinya kepada alamat email yang diproduksi oleh suatu file pada PC / local drive.
Virus: W32/Mytob-GH
Virus penyebar email massal dan merupakan Trojan untuk IRC pada komputer berbasis Windows. Pesan-pesan dikirimkan oleh virus ini dengan judul yang dipilih secara acak dari list yang sudah ada seperti : peringatan pembatasan suatu akun, suspensi akun email, ukuran keamanan, member support, peringatan penting.
Virus: W32/Mytob-EX
Virus yang menyebarkan email massal dan Trojan IRC yang mirip dengam W32-mytob-gh. W32/mytob-ex terus menerus di belakang layar, menyediakan pintu belakang bagi server yang untuk menjangkau komputer lain via IRC channel. Virus ini menyebar dengan sendirinya terutama kepada attachments email address.
Virus: W32/Mytob-AS, Mytob-BE, Mytob-C, and Mytob-ER
Keluarga virus ini mempunyai karasteristik yang sama atas apa yang mereka lakukan. Mereka menyebarkan email massal yang bisa dikendalikan melalui Internet Relay Chat (IRC) network. Sebagai tambahan, mereka bisa menyebarkan email melalui bermacam-macam sistem operasi komputer yang lemah seperti LSASS (MS04-011).
Virus: Zafi-D
Meupakan virus pengirim email massal dan peer-to-peer yang membuat salinan sendiri kepada folder sistem windows dengan nama file nortonupdate. exe. Virus ini dapat membuat sejumlah file di folder sistem windows dengan nama file terdiri dari 8 random karakter-karakter dan ekstensi DLL. w32/zafi-d menyalin sendiri ke folder dengan nama yang berisikan share, upload, atau musik sebagai icq 2005anew! . exe atau winamp 5.7 new! . exe. W32/zafi-d juga akan menampilkan kotak pemberitahu error yang menipu dengan judul ” crc: 04f6Bh” dan teks ” Error in packed file! ” .
Virus: W32/Netsky-D
Virus ini juga mengirimkan serangan melalui IRC backdoor yang berfungsi juga menginfeksi komputer yang lemah.
Virus: W32/Zafi-B
Virus ini menyerang peer-to-peer (P2P) dan email virus akan dicopy dengan sendirinya pada sistem folder windows yang akan diberi nama otomastis secara acak.
Virus Bagle.BC
Virus Bagle BC ini termasuk salah satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat atas jenis virus yang paling cepat mempengaruhi komputer kita. Beberapa jam sejak keluarnya virus ini, sudah terdapat 2 buah varian Bagle ( Bagle BD dan BE )yang menyebar melalui e-mail, jaringan komputer dan aplikasi P2P. Virus ini menyebar melalui e-mail dengan berbagai subyek berbeda. Menurut suatu penelitian dari Panda Software virus Bagle BC ini menyusup ke dalam e-mail dengan subyek antara lain : Re:, Re:Hello, Re:Hi, Re:Thank you, Re:Thanks. Attachment-nya juga bermacam-macam, antara lain : .com, .cpl, .exe, .scr. Virus Bagle BC juga mampu untuk menghentikan kerja program-program antivirus.
Backdoor Alnica
Virus yang juga berbahaya ini merupakan salah satu tipe virus Trojan Horse. Merupakan salah satu virus backdoor yang jika berhasil menginfeksi komputer akan mampu melakukan akses dari jarak jauh dan mengambil segala informasi yang diinginkan oleh si penyerang. Sistem operasi yang diserang oleh virus tersebut antara lain : Windows 200, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT dan Windows XP. Virus ini berukuran sebesar 57.856 byte.
Referensi: nonoeno , resep.web.id
Sabtu, 04 Juni 2011
Keuntungan Membangun Software Menggunakan Protipe dan Langkah-langkah yang Harus Diperhatikan Ketika Membangun Prototipe.
Keuntungan dari prototipe
Menghasilkan syarat yang lebih baik dari produksi yang dihasilkan oleh metode ‘spesifikasi tulisan’.
User dapat mempertimbangkan sedikit perubahan selama masih bentuk prototipe.
Memberikan hasil yang lebih akurat dari pada perkiraan sebelumnya, karena fungsi yang diinginkan dan kerumitannya sudah dapat diketahui dengan baik.
User merasa puas. Pertama, user dapat mengenal melalui komputer. Dengan melakukan prototipe (dengan analisis yang sudah ada), user belajar mengenai komputer dan aplikasi yang akan dibuatkan untuknya. Kedua, user terlibat langsung dari awal dan memotivasi semangat untuk mendukung analisis selama proyek berlangsung.
Langkah-langkah pembuatan prototipe :
1. Langkah Pertama
Permintaan bermula dari kebutuhan user.
2. Langkah Kedua
Bangunlah sistem prototipe untuk menemukan kebutuhan awal yang diminta.
3. Langkah Ketiga
Biarkan user menggunakan prototipe. Analis harus memberikan pelatihan, membantu dan duduk bersama-sama dengan user, khususnya untuk pertama kali. Anjurkan perubahan. User harus melihat fungsi-fungsi dan sifat dari prototipe, lihat bagaimana ia memecahkan masalah bisnis dan mengusulkan perbaikan.
4. Langkah Keempathttp://www.blogger.com/img/blank.gif
Implementasikan saran-saran perubahan.
5. Langkah Kelima
Ulangi langkah ketiga sampai user merasa puas.
6. Langkah Keenam
Merancang dan membangun suatu sistem akhir seperti sebelumnya
sumber
Rabu, 18 Mei 2011
Teknik Estimasi Pada Suatu Proyek Sistem Informasi
Estimasi merupakan sebuah proses pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal ini perlu dilakukan,
karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal. Setelah fase analisis direncanakan ulang, anda harus memeriksa estimasi dan merubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek.
TEKNIK–TEKNIK ESTIMASI
Ada tiga teknik yang digunakan untuk melakukan estimasi, yaitu :
1. Keputusan Profesional
Katakanlah bahwa anda merupakan orang yang memiliki pengalaman yang luas dalam membuat program “report generation modules”. Anda melakukannya dengan pendekatan merancang report tersebut dan memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat program tersebut. Setelah mempelajari rancangan program selama 5 menit, programmer lalu menutup matanya selama 5 menit (dia tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15 hari”. Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni. Keuntungan dari teknik ini adalah cepat , dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka estimasinya pasti akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah bahwa anda membutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi yang tepat.
2. Sejarah
Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Anda dapat membandingkan tuagas yang akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.
3. Rumus-rumus
Ada beberapa rumus yang digunakan dalam software estimasi. Software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO (Referensi 15). COCOMO dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek, usaha (person months), jadwal, dan jumlah staf untuk masing-masing fase berikut ini :
- Preliminary Design – our Analysis Phase
- Detailed Design (DD) – our Design Phase
- Code and Unit Tes (CUT) – same as ours
- System Test – our System Test and Acceptance Phase
Minggu, 10 April 2011
LANGKAH-LANGKAH PEMROGRAMAN
Langkah 1. Rencana Penggabungan (Plan The Integration)
Langkah 2. Mendisain Modul (Design The Module)
Programmer menerima beberapa tingkatan disain dari fase disain. Tugasnya adalah memecah modul secara rinci ke tingkat yang lebih rendah sampi mencapai keadaan programmer siap untuk melakukan pemrograman. Ini disebut disain modul. Level disain modul tingkat menengah.
Langkah 3. Telusuri Disain Modul (Walk Through The Module Design)
Seperti pada tingkat atas dan menengah dari disain, pertukaran harus dibuat sebaiknya pada tingkat yang paling rendah. Telusuri disain dari masing-masing modul sebelum melakukan pengkodean. Penelusuran ini sangat kecil : hanya programmer yang tepat, supervisor dan mungkin programmer lainnya yang perlu diperhatikan. Kegunaan dari penelusuran disain modul adalah untuk memastikan bahwa disain yang terbaik yang telah dilakukan, semua fungsi telah dialamatkan dan semua bagian telah ditangani.
Langkah 4. Rencana Bagaimana Menguji Modul (Plan How To Test The Module)
Programmer harus menyiapkan rencana pengujian modul dan data pengujian sebelum dikodekan. Rencana pengujian dilakukan setelah kode ditetapkan. Mereka cenderung hanya menguji bagian kode yang paling ‘sulit’. Pimpinan proyek bisa saja melakukan tuntutan pada penelusuran rencana pengujian sepanjang disain modul sedang dilaksanakan. Kerjakan penelusuran ini bersama-sama.
Langkah 5. Kode Setiap Modul (Code Each Module)
Standar pengkodean akan ditetapkan pada saat disain sistem.
Berikut ini adalah ringkasan dari sebuah program terstruktur, yaitu :
• Jika berukuran kecil. Aturan dasarnya adalah kira-kira 100 baris kode yang dapat dieksekusi dan listingnya tidak lebih dari 2
halaman.
• Satu entry, satu exit.
• Referensi secara keseluruhan sedikit.
• Konstruksi terstruktur yang digunakan : berurutan, IF/THEN/ELSE, CASE, WHILE, UNTIL, CALL (bukan GO TO).
Langkah 6. Menguji Modul (Test The Module)
Programmer menguji modul dengan menetapkan lingkungan yang tepat, menyediakan beberapa input, membiarkan modul langsung memproses secara logik dan mendapatkan hasilnya. Beberapa input mungkin tidak sebenarnya, terutama jika modul tersebut tidak menyediakan input yang sebenarnya.
Modul seharusnya diuji dalam dua tahap, yaitu :
• Tahap Pertama disebut pengujian “White Box”. Programmer harus mengetahui isi di dalam modul dan menyediakan data
pengujian, sehingga masing-masing path logical dalam program dapat dieksekusi.
• Tahap Kedua atau pengujian “Black Box” dapat dilakukan. Dalam pengujian ini, programmer mengabaikan bagian dalam dari modul – data disediakan secara berurut dan dianggap seperti pemakaian sebenarnya.
Langkah 7. Menguji Level Terendah dari Integrasi (Test The Lowest Levels Of Integration)
Jika modul utama memanggil sub-modul, programmer harus menggabungkan dan menguji semua modul secara bersama-sama.
Bahkan jika programmer tidak bertanggung jawab untuk menulis sub-modul, programmer harus menguji perintah CALL dan RETURN dari seluruh modul. Metode terbaik untuk melakukan hal ini adalah membuat sebuah “program stub” (potongan program) sebagai pengganti sub-modul. Potongan program ini dapat terdiri dari empat baris program yang menunjukkan bahwa kontrol sudah diterima dengan baik, tampilkan parameter penerima, jika perlu lakukan pengontrolan kembali dengan beberapa parameter yang tidak sebenarnya.
Langkah 8. Menyimpan Semua Hasil Pengujian, Penggabungan Modul-modul Yang Telah Diuji (Save The Results Of All Tests; Submit Finished Modules To Integration)
Hasil pengujian digunakan untuk menyusun statistik yang menunjukkan penyebab, cara perbaikan serta biaya-biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan program. Pimpinan proyek biasanya menguasai/mengepalai penggabungan ini pada sistem berukuran kecil sampai sedang. Software seperti CMS (Code Management System) sangat berguna untuk menajemen konfigurasi – menjamin program tetap berjalan sesuai versinya dan mengubah ke source code.
Langkah 9. Memulai Dokumentasi User (Get Started On The User Documentation)
Apakah programmer bertanggung jawab pada dokumentasi user atau tidak, tahapan ini adalah waktu terbaik untuk menjawabnya.
Penjelasannya :
Pemrograman telah menjadi sebuah karya seni. Programmer diperbolehkan untuk “mengerjakan segala sesuatunya sendiri”. Hal tersebut sangat cepat ditemukan dan sangat mahal untuk melaksanakan proses tersebut. Pemrograman haruslah dipertimbangkan sebagai sebuah ilmu pengetahuan. Pemrograman adalah kesenangan tetapi debugging bukanlah kesenangan. Perhatikan pernyataan seperti “Pengkodean telah dilakukan, semua yang debug dihilangkan, sehingga 90% telah dikerjakan”. Data statistik menunjukkan bahwa programmer hanya50% berhasil setelah pengkodean.
Parallel Run >> Tugas V-Class Pengelolaan Proyek Sistem Informasi_Yulia Chalri_ATA1011
(THE TRIAL PERIOD OR PARALLEL RUN)
Periode percobaan atau parallel run adalah pendekatan yang paling umum untuk penerimaan. Menggunakan pendekatan ‘Periode Percobaan’ tim proyek mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user. Pendekatan ‘Parallel Run’ menambahkan dimensi untuk peralihan sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan.
Dalam kedua kasus ini klien menggunakan sistem baru selama ‘X’ hari. Jika tidak ada masalah maka user menerimanya, jika ada masalah maka tim proyek berusaha memperbaikinya dan melakukan kembali percobaan selama ‘X’ hari.
Pendekatan ini cukup mudah, tetapi ada beberapa kekurangan :
1. Masalah kecil dapat membuat anda menjalankan kembali selama ‘X’ hari untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Kadang-kadang sistem software yang rumit tidak pernah 100% di-debug.
2. Mungkin sulit untuk mencari penyebab dari suatu masalah. Jika 10 user berada pada sistem yang interaktif dan sistem tersebut rusak, ini merupakan tantangan untuk menemukan dengan tepat apa yang menyebabkan sistem tersebut rusak.
3. Tidak ada jaminan bahwa semua kelebihan sistem akan dicoba dalam ‘X’ hari. Penulis pernah melihat sebuah sistem akuntansi yang diterapkan pada awal tahun fiskal baru. Sistem itu berjalan baik selama masa percobaan (6 bulan) sampai mengalami kegagalan pada akhir tahun fiskal ketika akuntan mencoba untuk melakukan tutup buku. Sayangnya garansinya telah habis dan penjual (vendor) tidak mau memperbaikinya.
4. Biarkan end user masuk ke sistem pada hari pertama yang penerapannya tidak selalu bermanfaat. Karena dalam hal ini faktor penampilan lebih berperan. Seperti dalam roman, kesan pertama sangat penting.
Tujuan menjalankan paralel run adalah untuk memberikan perusahaan - dan kita - keyakinan bahwa perusahaan yang mendaftar untuk menggunakan pendekatan maju (BPPK dan AMA) telah menguji sistem mereka dan akan dapat menggunakan mereka untuk perhitungan modal pada akhir paralel menjalankan periode. Informasi dalam tulisan ini juga berhubungan dengan perusahaan yang memutuskan untuk berpindah dari yang sederhana hingga pendekatan maju di kemudian hari. Kami berencana untuk mengadopsi pendekatan yang pragmatis dan perusahaan khusus untuk paralel berjalan.
Perusahaan perlu untuk melakukan paralel berjalan di setidaknya portofolio mereka signifikan dan berisiko yang mereka mengajukan aplikasi. Tingkat tinggi prinsip kami menyatakan bahwa perusahaan harus:
* paralel berjalan selama satu tahun dan dapat menghitung kebutuhan modal mereka paling sedikit tiga bulan untuk tujuan regulasi berdasarkan lama dan baru;
* ada di tempat proses yang kokoh untuk rekonsiliasi data risiko kredit dengan data akuntansi dan menjelaskan perbedaan;
* ada di tempat proses yang kokoh untuk menunjukkan kredibilitas, keandalan dan integritas data risiko operasional, baik oleh rekonsiliasi untuk membiayai data atau dengan beberapa cara lain yang sesuai;
* terus mendukung perhitungan dengan metode lama paling tidak sampai lantai telah dihapus;
* bisa, pada setidaknya portofolio mereka signifikan dan berisiko, untuk menjalankan laporan dengan cepat melalui sistem mereka dengan workarounds minimal dan intervensi manual di tempat;
* yang sesuai dan dalam hubungannya dengan risiko kredit pada setidaknya portofolio mereka yang signifikan dan berisiko, dapat menjalankan stress test dan skenario dengan cepat melalui sistem mereka dengan workarounds minimal dan intervensi manual di tempat;
* dapat menunjukkan bahwa sistem sedang diuji dan diperbaiki dari waktu ke waktu, dan
* punya rencana menunjukkan bagaimana paralel berjalan akan diluncurkan di portofolio sisa untuk dimasukkan dalam perusahaan IRB dan / atau pendekatan AMA, dan terkait sistem.
Rabu, 17 November 2010
Pentingnya Kontrol Keamanan Sistem
A. PENTINGNYA KONTROL
• untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
• untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya.
B. TUGAS KONTROL CBIS
Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi
• Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga
• AREA PENGONTROLAN CBIS
• KONTROL PROSES PENGEMBANGAN:
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :
• Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala
• Fase Analisis & Disain
> Mengidentifikasi kebutuhan informasi
> Menentukan kriteria penampilan
> Menyusun disain dan standar operasi CBIS
• Fase Implementasi
> Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
> Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
> Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
• Fase Operasi & Kontrol
> Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
> Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
• KONTROL DISAIN SISTEM
• Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
• Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
• Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
• Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
> Perancangan dokumentasi
> Pemerolehan dokumentasi
> Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
> Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
> Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
> Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
> Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan
II. Entri Transaksi
• Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
1. Entri Data
> Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
> Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
> Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
> Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch
> Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi
III. Komunikasi Data
• Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
• Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
IV. Pemrosesan Komputer
• Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
• Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
• Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
1. Kata kunci (Password)
2. Direktori pemakai (User Directory)
3. Direktori elemen data (Field Directory)
4. Enkripsi (Encryption)
V. Output Komputer
• Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
1. Distribusi
> Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
> Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
> Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
> Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
• Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
> Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
> Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
> Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
> Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
• Rencana Keadaan darurat
> Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
• Rencana Backup
> Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
• Rencana Record Penting
> Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
• Rencana Recovery
> Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi da pasokan-pasokan.
Referensi dari Sumber
Contoh kelalaian Keamanan Kontrol Sistem ada di sini
Minggu, 14 November 2010
Middleware Telematika
1. Bagoes Prasetyo
2. Dery Budi Kusuma
3. Hani Nandy P
4. Marko Otansa
pembahasan Middleware Telematika ada di link ini
Sabtu, 13 November 2010
Tugas V-class Sistem Penunjang Keputusan
Suatu perusahaan akan memproduksi 2 macam barang yang jumlahnya tidak boleh lebih dari 18 unit. Keuntungan dari kedua produk tersebut masing-masing adalah Rp. 750,- dan Rp. 425,- per unit. Dari survey terlihat bahwa produk I harus dibuat sekurang-kurangnya 5 unit sedangkan produk II sekurang-kurangnya 3 unit. Mengingat bahan baku yang ada maka kedua produk tersebut dapat dibuat paling sedikit 10 unit. Tentukan banyaknya produk yang harus dibuat untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum ? Formulasikan dan selesaikan masalah ini !
Penyelesaian di berkas pdf silahkan download filenya di sini :)
Kamis, 11 November 2010
WBS (Work Breakdown Structure)
WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.
Langkah Pembuatan WBS
WBS disusun bedasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci, yang disebut sebagai Work Breakdown Structure.
Contoh Struktur WBS

Gambar 1 Contoh Struktur WBS.
Struktur WBS pada Penulisan Ilmiah (PI)

Gambar 2 Struktur WBS pada Website Adia Futsal.
Pada gambar 2 menggambarkan tingkat struktur WBS untuk proyek website futsal berukuran kecil sampai sedang. Kotak di bagian atas (Website Futsal) merupakan total sistem dan disebut sebagai tingkat WBS 1. Tingkat lebih rendah yang menggambarkan komponen proyek dalam meningkatkan detail diberi nomor 2, 3, 4 dan seterusnya.
Konsep tingkat WBS adalah penting karena memungkinkan Anda untuk menentukan level detail di mana laporan Anda perkiraan biaya dan angka kinerja biaya proyek. Misalnya, untuk secara efektif mengelola proyek besar seorang manajer senior biasanya memerlukan rincian ringkasan varians biaya di tingkat 2.Sebaliknya pemimpin tim yang bertanggung jawab untuk mengembangkan tingkat 2 komponen perangkat lunak kebutuhan laporan biaya kinerja pada level 3.
Partisi dari proyek menjadi komponen utama terjadi di tingkat 2. Komponen di tingkat jatuh ke dalam kelas-kelas berikut:
Layanan. Layanan pemesanan lapangan futsal yang berlaku untuk seluruh proyek dan tidak dapat dialokasikan ke item deliverable tunggal. Contohnya adalah, manajemen proyek dan manajemen mutu. Dalam hal jasa desain desain arsitektur keseluruhan sistem digolongkan sebagai Layanan Proyek seperti yang digunakan untuk menemukan apa komponen tersebut. Desain rinci komponen perangkat lunak tunggal namun dialokasikan untuk komponen itu.
referensi: http://www.chambers.com.au/sample_p/wbs_cncp.htm
Selasa, 08 Juni 2010
4.1 Kesimpulan
Pemilik Adia Futsal tentunya mengharapkan dengan dibuatnya website Adia Futsal bisa membuat banyak pelanggan yang datang. Dengan adanya website ini memudahkan masyarakat yang ingin memperoleh informasi, sekaligus mempromosikan tempat lapangan futsal ini.
Melalui website Adia Futsal ini, masyarakat juga dapat melakukan pemesanan lapangan futsal. Disamping itu pada website ini juga terdapat forum. Fungsi forum ini sebagai fitur untuk pelanggan yang ingin mencari sparing partner ataupun melihat adanya event (kompetisi) yang diadakan pada Adia Futsal.
4.2 Saran
Pada pembuatan website Adia Futsal ini akan lebih baik jika dikembangkan dengan fitur-fitur atau fasilitas lain agar lebih menarik dan berpotensi mengundang banyak pelanggan. Selanjutnya diharapkan website ini ditambahkan video pertandingan tentang turnamen maupun informasi pada Adia Futsal.
Jumat, 09 April 2010
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Olahraga futsal semakin digemari oleh masyarakat kota dari berbagai kalangan, mulai dari Anak Sekolah, Mahasiswa, Karyawan, dan banyak lagi. Tak heran di sudut kota cukup banyak yang menyediakan sarana tempat olahraga futsal ini. Alasan yang didapat dari berbagai pihak karena olahraga futsal adalah olahraga alternatif bagi kebanyakan warga kota, yang sulit mendapatkan lapangan sepak bola. Wajar apabila sekarang banyak orang yang membuka usaha untuk bidang ini, karena cukup menjanjikan. Futsal yang berasal dari bahasa Spanyol yaitu futbool (sepak bola) dan sala (ruangan) yang bila digabung menjadi Sepak bola dalam ruangan. Olahraga ini berasal dari Montevidio Uruguay tahun 1930. Sampai saat ini olahraga futsal semakin populer, karena olahraga ini turut berperan dalam memajukan industri sepak bola internasional. Kegemaran dalam olahraga futsal ini, banyak manfaat yang didapat. Mulai dari ketangkasan, kecepatan dan juga teknik dalam bermain.
Namun saat ini, biasanya masalah yang dihadapi oleh masyarakat pecinta futsal ini adalah sulitnya untuk mencari informasi tentang penyewaan lapangan futsal. Karena minimnya iklan maupun promosi yang dilakukan pemilik-pemilik dalam bidang usaha tersebut. Disamping itu pemesanan pun menjadi salah satu kendala bagi pelanggan. Tidak cukup untuk datang sekali hanya untuk langsung bermain futsal. Tetapi sebelumnya pelanggan harus memesan lapangan sebelumnya untuk menggunakan jasa lapangan futsal tersebut. Karena pembookingan sangat perlu untuk menandakan pemesanan agar jadwal tersusun dengan baik.
Oleh karena internet saat ini sudah menjadi media informasi yang aktual, dan hampir semua masyarakat kota sudah pasti bisa menggunakan internet, seperti mengakses website atau mencari informasi tentang futsal. Dalam penulisan ilmiah ini, akan disusun rancangan tentang membuat website pemesanan atau booking penyewaan lapangan futsal secara online. Jadi melalui halaman website yang akan dibuat, dapat memudahkan para pelanggan untuk memesan atau proses booking pada saat disela-sela kerja maupun istirahat.
1.2. Batasan Masalah
1.3. Tujuan Penulisan
Penulis akan membuat website untuk pemesanan atau booking penyewaan lapangan futsal secara online untuk memudahkan mengatur pelanggan yang ingin menyewa lapangan di Adia futsal.
1.4. Metode Penelitian
Metode yang digunakan penulis dalam pembuatan Penulisan Ilmiah ini adalah metode SDLC( Software Development Life Cycle). SDLC mencakup kebutuhan (requirement), validasi, pelatihan, kepemilikan, (user ownership) sebuat sistem informasi yang diperoleh melalui investigasi, analisis, desain, implementasi, dan perawatan software. Software yang dikembangkan berdasarkan SDLC akan menghasilkan sistem dengan kualitas yang tinggi, memenuhi harapan penggunanya, tepat dalam waktu dan biaya, bekerja dengan efektif dan efisien dalam infrastruktur teknologi informasi yang ada atau yang direncakan, serta murah dalam perawatan dan pengembangan lebih lanjut. SDLC merupakan pendekatan sistematis untuk memcahkan masalah yang terdiri dari beberapa tahapan. Ada 7 fase/siklus dalam metodologi SDLC, yaitu: [1]
1. Fase Perencanaan
Pada fase ini perencanaan meliputi tahapan mengidentifikasi masalah, ruang lingkup dan tujuan dari pengoperasian Adia Futsal. Proses yang dilakukan pada fase ini adalah melakukan wawancara kepada pemilik dan petugas di lapangan. Yaitu Adia futsal yang berlokasi di Cilodong, Bogor.
2. Fase Analisis
Pada fase ini meliputi analisis masalah pemesanan lapangan, Analisis kebutuhan konsumen, desain logis pada halaman website. Proses yang dilakukan pada fase ini adalah menentukan apa saja yang dibutuhkan oleh aplikasi yaitu dengan membuat diagram aliran data/DFD (Data Flow Diagram), sehingga dapat mempermudah mengetahui proses aliran data atau menu pada website.
3. Fase Perancangan
Pada fase ini merupakan langkah awal untuk menerapkan dan membahasa permasalahan yang akan dihadapi oleh aplikasi yang akan dibuat nantinya. Proses yang dilakukan pada tahap ini adalah merancang ERD(Entity Relationship Diagram). ERD dalam tahap ini menggunakan dua entitas, yaitu pemilik dan pelanggan/konsumen.
4. Fase konstruksi
Fase ini terdapat beberapa tahapan antara lain; mempersiapkan hardware dan software pendukung, mempersiapkan database dengan drupal. Proses pembuatan database drupal ini dengan bantuan aplikasi xampp di phpmyadmin. Proses yang dilakukan pada tahap ini adalah membuat program aplikasi.
Hardware yang digunakan adalah:
- Intel core 2 duo processor 34500 2.20ghz
- memory 1.50gb ram
- hard disk 40gb
- monitor 15 inch LG
- nvidia geforce 9500 gt
Software yang digunakan adalah:
- sistem operasi windows xp
- xampp 1.7
- drupal 6.0
- Mozilla firefox
5. Fase Uji Coba
Pada fase uji coba ini adalah menentukan strategi pengujian. Website yang dibuat akan dilakukan uji coba diupload dan dijalankan dengan browser Mozilla Firefox. Dengan mengadakan uji coba ini maka akan diketahui fungsi dan juga kekurangan yang ada, agar bisa diperbaiki kekurangan website tersebut.
6. Fase Integrasi
Pada fase integrasi ini, proses yang akan dilakukan program yang telah selesai dibuat akan coba didaftarkan domain gratis di www.co.cc. Lalu hosting menggunakan www.000webhost.com. Dengan demikian dapat dievaluasi hasil program yang telah dibuat secara online. Atau bisa juga kita merancang dan menginstal offline drupal, melakukan localhost untuk mengetahui kekurangan saat running program.
7. Fase Operasional dan Pemeliharaan
Pada fase operasional dan pemeliharaan ini terdiri dari tahapan-tahapan: melaksanakan peralihan, menggunakan sistem, audit sistem, memelihara sistem, menyiapkan usulan perawatan lapangan. Proses yang dilakukan pada tahap ini adalah melakukan perawatan dan pengembangan lebih lanjut dari aplikasi yang sudah dibuat sesuai dengan kebutuhan yang nantinya akan disesuaikan dengan jenis pemeliharaannya.
1.5 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan yang digunakan penulisan dalam penyusunan penulisan ilmiah digambarkan menurut isi pembahasan dan kerangka dari masing-masing bab berikut ini:
Pada bab 1, Menjelaskan tentang latar belakang masalah, batasan masalah, metode penulisan dan sistematika penelitian dari website Adia Futsal.
Pada bab ke 2 ini menjelaskan tinjauan pustaka secara singkat tentang konsep-konsep atau landasan teori yang menunjang penulisan ilmiah ini.
Bab 3 menjelaskan pembahasan masalah tentang tahap-tahap pembuatan dan perancangan website mencakup perumusan masalah sampai pembuatan tampilan-tampilan dan fasilitas website. Misalnya saat melakukan upload website akan coba didaftarkan domain gratis di www.co.cc. Maka akan tercipta nama website yang diinginkan. Lalu melakukan hosting gratis menggunakan www.000webhost.com.
Pada bab ke 4 berisi tentang kesimpulan materi yang ada dan saran dalam pengembangan pembuatan penulisan ilmiah ini. Juga penutup yang bermaksud dalam segi konstruktif/membangun untuk melengkapi kekurangan sekaligus masukan-masukan atau tambahan agar menjadi lebih benar dan baik.
Senin, 01 Maret 2010
Tugas Bahasa Indonesia
1.1 Latar Belakang
Teknologi informasi berkembang seiring dengan pergantian zaman sekarang ini. Satu sama lain bersaing untuk membuat suatu kreatifitas atau karya yang dapat memudahkan dalam melakukan aktifitas sehari-hari, yang kemudian dapat membantu kita untuk melakukannya dengan praktis. Salah satu teknologi informasi yang berkembang dengan pesat adalah teknologi internet yang mampu menyajikan informasi secara cepat dan akurat.
Dalam kewajiban saya sebagai mahasiswa untuk membuat penulisan ilmiah di Universitas Gunadarma, saya akan mencoba membuat/web design sistem informasi pemesanan atau booking lapangan futsal yang dimiliki sepupu saya. Disini saya akan mencoba untuk membuat situs untuk memudahkan para pelanggan untuk membooking lapangan dan membayar menggunakan via transfer rekening.
Saat ini banyakdari kita seperti pekerja, atau pelajar yang lupa akan olahraga, yang dapat membuat tubuh kita lemah dan kurang bergairah saat bekerja. Masalah yang dihadapi adalah saat pemesanan atau misalnya kita tidak bisa datang saat ingin membooking lapangan, kita dapat memesan lewat internet, dan membayar via rekening. Jadi melalui halaman web yang akan saya buat, dapat memudahkan pelanggan untuk tidak repot membooking dan datang ke tempat futsal tersebut, disini orang dapat memesan saat disela kerja maupun istirahat. Pelanggan hanya perlu mencetak/print kuitansi pembayaran saat datang ke lokasi lapangan tersebut dan menunjukkan ke bagian administrasi untuk izin saat datang di hari yg dipesan untuk bermain futsal.
Lokasi tempat usaha sepupu saya adalah di Cilodong, Bogor. Dia mempunyai usaha 3 lapangan, yang tiap harinya selalu buka dari pukul 04.00-00.00. Semoga dengan informasi yang saya buat ini dapat membuat keuntungan yang lebih besar dan dapat membantu sepupu saya agar dapat mengelola usaha tersebut dengan lebih praktis lagi. Disamping itu saya juga menggunakan database, jadi saat pelanggan memsan kita tidak butuh buku atau catatan tentang jam atau pemesanan pelanggan. Juga tujuan lainnya adalah memperluas jaringan usaha sepupu saya tersebut. Semoga apa yang saya ingin buat untuk penulisan ilmiah ini dapat berguna bagi masyarakat luas, tentunya untuk membantu sepupu saya.